SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA, SEMOGA BERMANFAAT, KUNJUNGI TERUS BLOG INI
0

PEMBELAJARAN INOVATIF KIMIA

Posted by Rangga Krisma Putra on 00.10

Pembelajaran Kimia Berwawasan Imtak ( inovasi Pembelajaran )

Di dadalam jagat raya ini,tidak ada satu materi pun, yang keberadaannya diam.Mulai dari electron bergerak mengelilingi inti atom,alir mengalir,udara berhembus,jantung berdetak mengalirkan darah,persoalan hidup,bulan,planet dalam tata surya,gugusan bintang dalam galaksi,bahkan ratusan miliar galaksi,bergerak mematuhi sunnatullah-ketetapan Allah-masing-masing,

Kalaulah semua maklhuk alam benda menyembah Allah dan bertasbih memuji-Nya dengan gerakan-gerakan yang sangat teratur,maka sangat masuk akal bila manusia dalam melakukan pengabdian kepada Tuhan seluruh alam semesta ini juga dengan cara bergerak sesuai dengan aturan dan kehendak-Nya.Kesadaran ini dapat disemaikan kepada para siswa melalui pembelajaran kimia,khususnya pada bab inti atom.Dengan mempelajari kimia bewawasan imtak (iman dan taqwa ),diharapkan siswa menemukan keajaiban,keindahan dan kebesaran Allah melalui alam semesta ciptaan-Nya.Dengan demikian insya Allah,meningkatkan iman dan taqwa siswa terhadap Allah SWT.

Sebagai tenaga professional,setiap guru Indonesia – terutama yang sudah lulus sertifikasi-harus sadar bahwa pembinaan imtak merupakan inti tujuan pendidikan Nasional,Sesuai dengan pengalaman penulis,strategi pembelajaran kimia berwawasan imtak (dalam contoh berikut ini adalah agama islam ) adalah sebagai berikut :

1. Pendahuluan 10 menit,setelah mengucapkan assalamu”alaikum dan doa bersama,guru mengecek kesiapan siswa dan menyiapkan media pembelajaran yang akan dipakai.Pemulis menggunakan proyektor LCD dan computer atau laptop dengan program animasi power point dipadukan macromedia flash..Pada tampilan slide 1,siswa memperhatikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.Dintaranya tujuan pembelajaran yang berwawasan imtak,yaitu siswa mau belajar menegakkan salat dari dari electron atau alam semesta.
2. Kegiatan inti ( 75 menit ).Dalam enam slide berturut-turut,siswa memperhatikan sekaligus membandingkan teori dan model atom John Dalton,JJ.Thomson,Percobaan E.Rutherford,kelemahan model atom E.Rutherford,dan model atom Neil Bohr.Kemudian diikuti tanya jawab untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.

Dalam tiga slide berikutnya,ditampilkan animasi fakta alamiah yang ilmiah tentang gerakan universal.Mulai dgerakan electron mengelilingi inti atom-menurut teori inti atom E. Rutherford-sampai gerakan planet dan bintang-bntang di alam semesta. Juga gerakan jamaah haji tawaf mengelilingi kakbah tujuh kali. Kemudian,siswa diminta tanggapannya mengenai persamaan gerak meliputi bentuk lintasan –bulat atau elips- dan arah gerakan ya ng berlawanan (dengan arah putaran jarum jam ).


0

MODEL PEMBELAJARAN KIMIA ANALITIK

Posted by Rangga Krisma Putra on 00.08

INOVASI PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KIMIA ANALITIK II

ABSTRACT
Innovation of teaching to improve the student’s achievement in the teaching of Analytical Chemistry is explained. The research was aimed to investigate the affectivity of various innovated teaching models to improve the student’s achievement in various topics in Chemical Analysis. The study was conducted experimentally by using innovated teaching with media and computer, which are then compare with conventional teaching method. The results showed that innovation in the teaching by using media and computer were found very effective in improving the ability of the students to understand the concepts of chemical analysis. Student achievements in the teaching of chromatography tough with the aid of concept map (M=80.53±8.53) was found higher the teaching the same topics by using conventional method (M=72.31±8.06), where the data analysis has shown that two methods are significantly difference (tstat6.8891>tcrit2.7632). Student achievements with another innovated teaching method by using of computer for the teaching of distillation (M=75.48±10.55) was found higher than that with conventional method (M=66.76±9.03), where the data analysis has shown that the two methods were significantly difference (tstat10.8821>tcrit 2.7632).
Key word: Inovasi, pembelajaran, Kimia Analaitik, prestasi belajar, media pendidikan, peta konsep, komputer, web

PENDAHULUAN
Inovasi pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa sangat diperlukan. Agar pembelajaran lebih optimal maka pembelajaran harus inovatif sesuai dengan pokok bahasan yang diajarkan di dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Inovasi pembelajaran terutama dalam menghasilkan model pembelajaran baru perlu mendapat perhatian pada saat ini terutama pada pembelajaran inovatif yang dapat memberikan hasil belajar lebih baik, peningkatan efisiensi dan efektivitas pembelajaran menuju pembaharuan. Inovasi dalam pendidikan sering dihubungkan dengan pembaharuan yang berasal dari hasil pemikiran kreatif, temuan dan modifikasi yang memuat ide dan metode yang dipergunakan untuk mengatasi suatu permasalahan pendidikan (Joice dan Weil, 1980). Pembelajaran yang baik harus dapat berfungsi sebagai alat komunikasi dalam penyampaian materi kuliah. Agar inovasi model pembelajaran berhasil optimum sesuai dengan tujuan yang diinginkan maka beberapa hal perlu dipertimbangkan dalam inovasi seperti rasional teoritis, landasan pemikiran pembelajaran dan lingkungan belajar, serta dapat dipergunakan secara luas dalam pembelajaran dan berhasilguna meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.
Sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesar dewasa ini, banyak inovasi pembelajararan yang sudah dipergunakan dalam pembelajaran kimia. Inovasi pembelajaran ini dapat dibuat oleh dosen atau diadopsi dari mata kuliah lain yang sudah berhasil. Akan tetapi, inovasi pembelajaran ini harus efektif dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Salah satu mata kuliah yang perlu mendapat perhatian adalah Kimia Analitik II, karena Kimia Analitik II sangat diperlukan oleh mahasiswa sebagai kompetensi utama sebelum menyelesaikan studinya. Penguasaan mata kuliah Kimia Analitik II sangat penting dalam membangun pemahaman dan penguasaan konsep dasar dan pengetahuan analitik yang diperlukan oleh seorang mahasiswa di Jurusan Kimia di lingkungan FMIPA Unimed. Untuk mengoptimalkan pengajaran Kimia Analitik II maka perlu dilakukan pengembangan model-model pembelajaran yang sesuai sehingga penyampaian materi ajar Kimia Analitik menjadi optimum.

0

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN KIMIA

Posted by Rangga Krisma Putra on 00.04

Diklat Fasilitator Guru Kimia Tingkat Mahir yang diadakan pada tanggal 4 – 13 Maret 2010 di Kampus Pusdiklat Kementerian Agama Ciputat diikuti 35 orang peserta utusan Kanwil Kementerian agama seluruh Indonesia.

Sebenarnya materi inti yang didapat peserta dari pelatihan ini cukup banyak, seperti Stoikiometri, redoks dan elektrokimia, senyawa karbon dan makromolekul, termokimia, kinetika dan kesetimbangan kimia, system periodik dan ikatakan kimia. Bahkan ditambah materi analisis penialian dan analisis kesulitan implementasi KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) serta model – model pengembangan pembelajaran kimia yang efektif.

Banyak guru yang menguasai materi kimia secara ekspert (ahli di bidangnya), namun masih banyak yang belum bisa bagaimana menyampaikan (mengajarkan) materi tersebut kepada siswa secara efektif dan efesien. Salah satu upaya agar pemeblajaran dapat berjalan efektif, maka diperlukan pendekatan-pendekatan yang tepat sehingga siswa dapat belajar dengan tuntas dan bermakna.

Pendekatan merupakan bagian dari strategi dan metode guru dalam melakukan pembelajaran agar siswa dapat belajar lebih mandiri. Kenapa demikian karena strategi menurut Drs. Sukro makmun, M.Si yang menjadi narasumber pada mmata diklat ini mengatakan bahwa “pengalaman belajar atau kegiatan yang dilakukan oleh siswa dan atau guru untuk mencapai kompetensi yang telah ditargetkan”. Lebih jauh dikatakan bahwa agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan terukur diperlukan metode pembelajaran. Menurut Sukron metode merupakan “cara atau prosedur yang dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif”.

Selanjutnya dikatakan bahwa Pendekatan terbagi atas Direct Teaching (pesan-pesan pembelajaran disampaikan secara langsung oleh guru kepada siswa) dan Indirect Teaching (Siswa memperoleh pesan-pesan pembelajaran, tetapi tidak secara langsung didapat dari guru , melainkan melalui suatu  proses yang dilakukan sendiri oleh siswa.

Dengan Indirect Teaching yang aktif adalah guru (teacher active teaching) karena menggunakan metode ceramah. Sedangkan dengan Indirect Teaching yang aktif adalah siswa (student active learning) karena cendrung menggunakan metode  Metode tanya jawab, eksperimen, tugas, diskusi dll.

1

coba program kimia

Posted by Rangga Krisma Putra on 00.42
gua buat program keren untuk anak kimia, coba didownload,..monggo gratisss!!!
download program mencari derajat ionisasi

0

MATERI PERKULIAHAN ICT KIMIA BAGIAN II

Posted by Rangga Krisma Putra on 23.41
(Dilaksanakan setelah mid semester)
  • Pengenalan sistem operasi Linux dan Free & Open Source Software (FOSS)
  • Berbagai software aplikasi di linux untuk pengajaran dan penelitian kimia
  • Praktek instalasi linux (Ubuntu/Blankon)
  • Praktek instalasi software aplikasi kimia di Ubuntu/Blankon
  • Praktek menggunakan aplikasi kimia di Ubuntu/Blankon
  • Praktek instalasi software aplikasi multimedia (grafis/animasi/audio-video) di Ubuntu/Blankon
  • Praktek membuat produk multimedia di Ubuntu/Blankon untuk pengajaran
  • Praktek instalasi software aplikasi elearning (moodle/Joomla/Wordpress/WebMO atau lainnya) di Ubuntu/Blankon
  • Praktek membuat paket elearning (Learning Management System) di Ubuntu/Blankon
  • Praktek memasang paket elearning di akun www.my-webs.org
  • Praktek membuat blog (www.blogger.com) untuk elearning di akun www.my-webs.org
  • Praktek pemaketan ulang (remastering) hasil pemasangan software kimia, multimedia dan elearning menjadi LiveDVD.

0

PENDAHULUAN LINUX UNTUK KIMIA

Posted by Rangga Krisma Putra on 22.51

1.1 SISTEM OPERASI


Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program- program pengolah kata dan browser web.Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "Kernel" suatu Sistem Operasi. istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall.

Gambar 1.1 Letak sistem operasi pada sistem
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software/application. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar.Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista dan Winndows Seven yang baru di rilis)).
2. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.5 (Snow Leopard). Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.
3. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis Kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.

0

RANCANGAN SENDIRI PRAKTIKUM KIMIA FISIKA

Posted by Rangga Krisma Putra on 01.25
KENAIKAN TITIK DIDIH LARUTAN ELEKTROLIT DAN
NON ELEKTROLIT












TUJUAN:
1.      Menentukan dan membandingkan kenaikan titik didih larutan elektrolit biner, terner dan larutan non elektrolit dengan berbagai konsentrasi.
2.      Mengetahui bagaimana pengaruh konsentrasi dan kenaikan titik didih larutan elektrolit kuat terhadap harga α dalam factor van’t hoff.

DASAR TEORI:
Suatu larutan mendidih pada temperatur lebih tinggi dari pelarutnya, selisihnya disebut kenaikan titik didih larutan. Peralihan wujud suatu zat ditentukan oleh suhu dan tekanan, contohnya air pada tekanan 1 atm, mempunyai titik didih 1000C dan titik beku 00C. Jika air mengandung zat terlarut yang sukar menguap, maka titik didihnya akan lebih besar dari 1000C dan titik bekunya lebih kecil dari 00C. Perbedaan itu disebut dengan kenaikan titik didih (∆Tb) dan penurunan titik beku (∆Tf) (Rosenberg, 1992 : 284).
Suhu dimana cairan mendidih dinamakan titik didih. Jadi, titik didih adalah temperatur dimana tekanan uap sama dengan tekanan atmosfer. Selama gelembung terbentuk dalam cairan, berarti selam cairan mendidih, tekanan uap sama dengan tekanan atmosfer, karena tekanan uap adalah konstan maka suhu dan cairan yang mendidih akan tetap sama. Penambahan kecepatan panas yang diberikan pada cairan yang mendidih hanya menyebabkan terbentuknya gelembung uap air lebih cepat. Cairan akan lebih cepat mendidih, tapi suhu didih tidak naik. Jelas bahwa titik didih cairan tergantung dari besarnya tekanan atmosfer. Lebih besar tekanan atmosfer, lebih tinggi suhu yang diperlukan untuk memberikan tekanan uap yang dapat menandinginya. Titik didih pada 1 atm (760 mmHg) dinamakan sebagai titik didih normal (Brady, 1999 : 540).
Pendidihan merupakan hal yang sangat khusus dari penguapan. Pendidihan adalah pelepasan cairan dari tempat terbuka ke fase uap. Suatu cairan dikatakan mendidih pada titik didihnya, yaitu bila suhu dimana tekanan uap cairan sama dengan tekanan atmosfer sekitarnya. Pada titik didih, tekanan uap cairan cukup besar sehingga atmosfer dapat diatasi hingga gelembung uap dapat terbentuk dipermukaan cairan yang diikuti penguapan yang terjadi di setiap titik dalam cairan. Pada umumnya, molekul dapat menguap bila dua persyaratan dipenuhi, yaitu molekul harus cukup tenaga kinetik dan harus cukup dekat dengan batas antara cairan-uap (Petrucci, 2000 : 175). Kesetimbangan heterogen yang diperhatikan ketika membahas pendidihan adalah antara uap larut pelarut dalam larutan.

MATERIKU

Copyright © 2009 Semua Tentang Kimia & My Life All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.